Sehat dengan Detoksivikasi
Tahukah Anda bahwa tubuh Anda mengandung banyak racun? Racun tersebut dapat mengganggu metabolisme tubuh dan menyebabkan penyakit, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Bahkan,jika dibiarkan,dapat mengaktifkan sel kanker.
Racun tak hanya diperoleh ketika manusia beranjak dewasa. Bahkan sebelum lahir pun tubuh sudah dikelilingi oleh racun.Menurut spesialis detoksifikasi,toksin bisa dibawa sejak bayi karena dalam plasenta ibu mengandung banyak toksin.Kandungan toksin dalam plasenta ini tergantung pada makanan yang dikonsumsi oleh ibu.Bahkan,dalam plasenta ibu ada yang bisa membawa bibit kanker.
Pola hidup saat ini juga semakin mendekatkan manusia dengan toksin. Diantaranya adalah konsumsi makanan yang mengandung zat pengawet,pewarna,obat-obatan, hingga bahan kimia lingkungan dan radikal bebas. Racun ini akan berikatan kuat dengan DNA tubuh. Toksin ini memodifikasi diri, mengalahkan sistem pertahanan tubuh, dan akhirnya merusak gen serta menyebabkan kanker.
Jika timbunan racun tersebut tidak dibersihkan, akan mengakibatkan iritasi,peradangan pada jaringan, dan menurunkan fungsi normal dari setiap organ tubuh. Ini akan mengganggu metabolisme tubuh dan menimbulkan beragam penyakit berbahaya seperti alergi,asma, keterbelakangan mental,jantung,dan kanker.
Cara mengatasinya? Menerapkan pola hidup sehat ternyata tidaklah cukup karena lingkungan juga berperan dalam memasukan racun ke dalam tubuh. Jika sudah seperti ini, tubuh harus dibersihkan dari racun. Caranya adalah dengan melakukan detoksivikasi
Detoksivikasi merupakan proses yg dilakukan oleh tubuh untuk menurunkan jumlah zat beracun dalam tubuh yg dapat menimbulkan penyakit. Tubuh kita sebenarnya memiliki organ-organ yang berperan untuk proses detoksivikasi seperti hati,ginjal,kulit, dan paru-paru. Namun, gizi yang tidak optimal dapat menyebabkan buruknya kinerja gen-gen detoksivikasi yang berada dalam tubuh.
Menurut penelitian yang dilakukan, organ yang paling utama didetoksivikasikan adalah usus besar. Pasalnya, organ ini merupakan bagian paling vital dari proses metabolisme tubuh karena menjadi tempat penampungan semua makanan yang dikonsumsi tubuh.
Tidak mudah menjalani detoksivikasi.Pasien yang menjalani detoksivikasi akan menjalani masa transisi 1-2 minggu yang cukup sulit untuk dilewati. Pada masa inilah terjadi perubahan pola kebiasaan makan yang cukup drastis.
Pada masa ini pasien mengalami healing proses berupa sakit kepala (pusing),perut kembung,flu,hingga batuk, akan mewarnai hari-hari selama proses transisi, karena tubuh seperti dibom agar racun-racunnya cepat keluar.
Ternyata Rekan-rekan member,kita tidak perlu lagi repot-repot cara mengatasinya,seperti yang kita sama2 ketahui bahwa 2 jenis produk MNI yaitu Melia Propolis & Melia Biyang, harus kita konsumsi setiap hari agar tubuh tetap sehat dan tidak mudah terserang oleh penyakit/ racun dan stamina tetap terjaga, saya berharap kepada rekan2 jangan segan untuk selalu konsumsi rutin Melia Propolis& Melia Biyang setiap hari.