Propolis | Bisnis Propolis | Propolis Sehat | Peluang Bisnis Propolis | Bisnis Melia Propolis | Melia Propolis | Obat Herbal | Sehat dan Sejahtera
Peluang Bisnis | Melia Propolis | Melia Biyang | Obat Herbal

Nama

Kota

Phone

E-mail address







Formula Bisnis ClickBank
bisnis online
 

 

Rek. 106 0004 025592

I Gede T. Susanta

Rek. 00297 58440

I Gede T. Susanta

 

Hit Counters
Free Web Counter

Pasang Iklan GRATIS Tanpa Daftar

Add URL, Add Links Free

 

MELIA NATURE INDONESIA

“SEHAT & SEJAHTERA”

Super Excellent Network Bersama Meraih Kebebasan Finansial Yang Sebenarnya

 

SEJARAH PROPOLIS

PROPOLIS berasal dari bahasa Yunani : PRO (= sebelum) dan POLIS (= kota), yang berarti Pertahanan Kota atau kita sebut sebagai sistem pertahanan. Orang Yunani mengenal propolis sebagai sarana penyembuhan dan pengobatan luka-luka dan juga penyakit yang tidak dapat disembuhkan dengan obat-obat biasa. Menurut Hippocrates propolis berguna untuk penyembuhan luka dan bisul baik luar maupun dalam.

Bagi masyarakat Mesir, di samping sebagai simbol religius, propolis juga digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit.
Masyarakat Romawi memuja lebah dan propolis sebagai pengobatan dan bahkan Dewi Kecantikan Melissa menjadi seekor lebah.

Apa itu Propolis ?

Propolis terbuat dari bahan-bahan atau komponen-komponen yang dikumpulkan oleh lebah dari bunga, daun muda atau pucuk tumbuh-tumbuhan dan kulit pohon terutama pohon poplar, diolah dengan lilin dan air liurnya dan digunakan untuk menambal lubang atau rekahan dalam sarang lebah untuk melindungi lebah dari berbagai serangan bakteri, jamur, dan virus. Ternyata bahwa propolis juga merupakan antibiotik alami yang membantu melawan penyakit, yang bisa kita manfaatkan untuk melindungi kita dari ancaman bakteri dan virus, menolong mengontrol radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker; sumber nutrisi sempurna serta bahan makanan lengkap dengan potensi tidak terbatas. Salah satu bahan istimewa yang terdapat di dalam propolis adalah bioflavonoid.

Proses

Lebah dipelihara di dalam kotak (sarang) lalu dikikis propolisnya menggunakan alat khas atau kertas khusus dan dipanaskan hingga 60 - 70 oC untuk mencairkannya, lalu menyaringkan lilin lebah dan kotoran lainnya sebelum menjadi cairan yang "water base".

Kandungan Nutrisi

Propolis mengandung protein (16 jenis asam amino bebas), 14 trace mineral terutama zat besi dan seng, vitamin A, B kompleks, C, D, E, Biotin, Bioflavonoid, Glukosa, dan zat-zat nutrisi penting lainnya. Melia Propolis juga mengandung 10% minyak esensial (essential oil) dan 5% serbuk sari (pollen). Bioflavonoid mempunyai kemampuan memulihkan sistem kapilari, memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah. Dalam satu tetes propolis terdapat bioflavonoid yang setara dengan 500 buah jeruk. Oleh karena itu propolis harganya mahal senilai emas. Diperkirakan dari 200.000 ekor lebah hanya dihasilkan 20 gram propolis dalam satu tahun.

Mengapa Propolis dapat mengobati berbagai penyakit?

Propolis mengandung zat yang dapat menetralkan racun yang terakumulasi didalam tubuh, dan mengandung zat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh yaitu bioflavonoid. Bioflavonoid juga bekerja sebagai antibiotik alami yang dapat menghancurkan bakteri, jamur, dan membersihkan virus dari dalam tubuh. Tahapan berikutnya adalah perbaikan sel pada jaringan atau organ yang rusak, karena propolis dapat memperkuat dan mempercepat regenerasi sel.

Mengapa Propolis bisa berperan sebagai penyembuh luar biasa?

Perilaku hidup dan pola makan yang tidak sehat serta pencemaran lingkungan yang semakin meningkat membawa dampak akan mempercepat memburuknya sel-sel tubuh, dan hampir semua penyakit yang muncul dewasa ini merupakan akumulasi dari lemahnya dan tidak sehatnya sel-sel tubuh. Oleh karena itu propolis adalah salah satu pilihan solusi yang tepat.

a). Propolis penetral racun dalam tubuh dan sekaligus Anti Oksidan kuat.

Polutan yang terakumulasi di dalam sel tubuh kita akan memperlemah metabolisme sel, sehingga tubuh mudah terserang penyakit. Peranan propolis adalah sebagai penetral racun yang membersihkan sel dari berbagai macam polutan di dalam tubuh sehingga sel dapat bekerja secara optimal. Propolis juga berfungsi sebagai anti oksidan kuat. Pada proses metabilisme tubuh terutama reaksi-reaksi dengan oksigen akan terbentuk zat radikal bebas, yaitu zat yang kekurangan satu elektron; untuk melengkapi satu elektronnya zat radikal bebas mengambil dari sel tubuh. Sel tubuh yang kekurangan satu elektronnya dapat menyebabkan berbagai penyakit sesuai dengan lokasinya. Bila terdapat pada jantung akan mengakibatkan penyakit jantung. Propolis memiliki zat yang dapat menyerahkan elektronnya pada zat radikal bebas sehingga dapat mencegah terjadinya sel yang abnormal.

b). Propolis meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Bioflavonoid yang terkandung di dalam propolis berperan dalam meningkatkan kerja sistem imun (kekebalan tubuh) dengan cara meningkatkan aktivitas dan perbanyakan limfosit T dan makrofag yang sangat berguna dalam memusnahkan zat asing dalam tubuh seperti bakteri, sel kanker/tumor dan virus.

c). Propolis antibiotik alami.

Propolis dikenal sebagai antibiotik alami tanpa efek samping. Penelitian terakhir yang dilakukan oleh The Natural Heart and Lung Institute London, menunjukkan bahwa bioflavonoid pada propolis dapat menghancurkan banyak bakteri yang kebal terhadap antibiotik sintetik. Propolis sensitif terhadap Staphilococcus, Streptococcus, E coli, virus influenza, herpes, H pilori, dan Salmonella typhosa, Propolis juga sensitif terhadap berbagai jamur yang menyebabkan penyakit kewanitaan.

d). Propolis memperkuat sel dan mempercepat regenerasi sel.

Propolis juga penyembuh ajaib bagi penyakit seperti:

1. Ateriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak

2. Tumor

3. Peradangan atau infeksi (Sudah dibuktikan di Eropa Timur 20 tahun terakhir)

4. Diabetes Mellitus atau kencing manis. Propolis dapat meningkatkan sel-sel pankreas dalam menghasilkan insulin yang berfungsi mengatur kadar gula dalam darah.

5. Gangguan pencernaan. Propolis sensitif terhadap H pilori yang menyebabkan penyakit maag dan ulcus atau luka lambung. Propolis juga sensitif terhadap bakteri E coli yang menyebabkan diare dan sensitif terhadapbakteri Salmonella Typhosa yang menyebabkan penyakit typhus.

6. Gangguan pernafasan. Propolis membantu sistem pertahanan tubuh untuk melawan penyakit saluran pernafasan kronis seperti TBC. Propolis berperan dalam pengobatan asma karena kerjanya sebagai bronkodilator (melebarkan bronkus), menstabilkan mast-sel dan menekan pengeluaran histamin.

7. Penyakit jantung dan pembuluh darah. Propolis dapat meningkatkan daya pompa jantung (penyakit lemah jantung), hipertensi, dan pencegah stroke.

8. Penyakit syaraf. Propolis dapat menekan syaraf parasimpatis untuk mengekspresikan kesenangan yang dapat menghindari stress.

9. Arthritis atau radang sendi dan rhematik.

 

Komentar dan pengalaman para pakar tentang Propolis

 

 

 

 

 

.

Sponsor :

 

.

 

 

Footer myCMS

www. meliapropolis.net
Copyright © 2010 All rights reserved by Inspiration For Marketing
E-Mail : admin@inspiration4marketing.com